Muhasabah cinta
Kala senja tinggalkan sayatan cinta
Daku terusik dalam lamun asmara
Angin terpa ilalang-ilalang bergoyang kian memesona
Menguak maksud yang terbesit dalam jiwa
dengan ronta harap sesakan dada
Sujud saksikan syukur atas segala kuasa-Nya
daku takjub dalam senandung ridha-Nya
Hembus angin fajar sisakan secuik kisah
Gemerlap batin dalam bayang duniawi
Tak tau arah jalan dalam kenenaran, insan hanyalah hamba yang lemah
Tak pandai mensyukuri nikmat Illahi
Bisa kurasa semuah anugarah yang penuh amanah
Wahai sang kuasa
Dengan izinmu sahaja yang berkekalan
Dalam zikir simpan butiran permohonan
Lidah yang selalu lantunkan keinginan
Kehendakmulah dahsyatnya sebuah pertolongan
Illahi Rabbi...
Tersadar atas mimpi ketamakan hati
Kaku putuskan hasrat menuju laknat Rabbi
Kidung do’a tercurah dalam harap suci
Dan semua terkembali pada kuasa Illahi
Daku insan yang berada dalam muhasabah cinta itu
Memohon akan ampunan atas segala dosa dan kekhilafanku
@astika.pamudji
Coretan Astika
Senin, 06 Maret 2017
pena malam
saksi
bisu, suasana cekam menghantam
binar mata tepis hasrat
kala air mata bersenandung
undang hening getarkan gelap
tiada kicau burung
kotekan si hewan loncat membisu
malam yang kesekian kali
sukmaku terbebani ragakuku menjadi saksi
aku asyik bersama sepi aku menari diatas sunyi
Aku indah menikmati meniup angan terbang tinggi
kutukan malam minggu
(Astika,Dimalam
minggu)
Bising menyesak, Hancurkan rasa
menyayat sunyi
Malamnya anak muda leburkan
gengsi
Si penakluk hati tengah beraksi
Sementara dikau hanya bersembunyi
Jatuhkan kenangan dalam diri
Pembangkit cinta datang lalu
pergi
Hancur, tiada lagi yang berarti
Senin, 27 Februari 2017
Rasa saat ini
Sayatan hati,
Tak dapat dimengerti
Oleh segala takdir ini,
Aku yang terlukai
Begitu tak sudi,
Menganggapnya cinta sejati
Semarang, 26 Februari 2017.
Tak dapat dimengerti
Oleh segala takdir ini,
Aku yang terlukai
Begitu tak sudi,
Menganggapnya cinta sejati
Semarang, 26 Februari 2017.
Langganan:
Postingan (Atom)